Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Januari 2012

Bagian Laptop

Bagi sobat yang saat ini sedang menempuh belajar ilmu teknisi komputer tentu pengenalan bagian-bagian laptop merupakan salah satu mteri dasar untuk berlanjut ke tingkat berikutnya yaitu penanganan komputer yang bermasalah. Nah, saya tidak akan mengkaji lebih dalam tentang bagaimana menangani troubel pada laptop, tapi hanya berorientasi pada pengenalan bagian-bagian laptop terlebih dahulu.
Mengenal Bagian-Bagian Laptop :
  1. Power AC/DC Adapter Yaitu sebuah perangkat pada laptop yang berfungsi untuk menurnkan daya, mengubah arus listrik AC menjadi DC. Fungsi utama dari perangkat ini adalah untuk melakukan charging (pengisian) terhadap baterai laptop. Fungsinya sama dengan adapter pada HP. 
  2. Baterai Laptop Baterai laptop adalah perangkat yang berfungsi menampung daya listrik untuk kemudian digunakan oleh laptop saat laptop tidak tehubung ke steker listrik. Fungsinya sama dengan baterai pada HP. 
  3. Motherboard Laptop Motherboard atau induk papan adalah sebuah papan circuit utama yang terdapat pada sebuah laptop. Pada PC desktop juga terdapat motherboard yang berfungsi untuk menanamkan hardware-hardware lainnya. Perbedaannya adalah, motherboard laptop didesain secara spesifik sesuai dengan merk dan model masing-masing laptop. Jadi, sebuah motherborad dari laptop merk yang satu tidak akan bisa dipindah ke laptop merk yang lain.  
  4. CMOS Baterai Baterai CMOS atau disebut juga RTC Bterai adalah sebua baterai yang terhubung langsung dengan sistem boar laptop atau PC. Berfungsi untuk mempertahankan setting BIOS sebuah motherboard. 
  5. Keybord Laptop Nah kalau perangkat yang satu ini gak susah untuk mengenalinya. Ini adalah papan ketik yang terdiri dari tombol-tombol abjad, angka, dan fungsi. 
  6. Processor Laptop Processor laptop adalah otak dari sebuah laptop. Sama dengan PC Desktop, processor pada laptop juga dibedakan berdasarkan merek, model dan kecepatan. 
  7. CPU Cooling Fan Yaitu sebuah kipas kecil yang tertanam pada board laptop dan berfungsi untuk mengedalikan sushu dari sebuah processor. 
  8. Memory RAM RAM atau Randeom Acces Memory adalah sebuah memori yang terdapat pada laptop dan fungsi yang berfungsi untuk melakukan penyimpanan data sementara yang kemudian akan disimpan dalam tempat penyimpanan permanen yaitu hard drive. Selain itu juga berfungsi untuk meningkatkan kinerja sebuah laptop atau PC. 
  9. Hard Drive Yaitu hardware yang berfungsi menampung data-data pada laptop atau PC. Baik itu data sistem dan aplikasi maupun data file. 
  10. Graphic Card atau Video Card Ini salah komponen atau hardware yang berfungsi menterjemahkan bahasa komputer ke dalam bentuk gambar yang ditampilkan pada sebuah screen (layar). Sehingga dapat dengan mudah dibaca oleh manusia.
Demikian pengenalan kita tentang bagian-bagian laptop. Tentu penjelasan di atas tidaklah lengkap. Selain penjelasan di atas kurang lengkap, ada juga komponen-komponen lainnya yang belum saya jelaskan. Diantaranya yaitu :
1.      CD/DVD Laptop
2.      Soun Card atau Audio Card
3.      Wireles Card
4.      LCD Scrreen
5.      Screen Inverter Bord
6.      Screen Bcklight Lamp
7.      LCD Screen Cable
8.      Display Hinges
9.      Web Camera
Semoga bermanfaat.




Senin, 02 Januari 2012

Sistem Jaringan Komputer

1. Pengenalan Jaringan
Suatu jaringan komputer local biasa disebut LAN (Local Area Network) adalah suatu jaringan data kecepatan tinggi dan fault tolerant yang menghubungkan sejumlah PC, printer dan peralatan lainnya pada suatu area yang relatif kecil.
LAN akan memberikan banyak keuntungan bagi pemakainya seperti penggunaan bersama suatu peralatan seperti printer serta berbagai aplikasi komputer, pertukaran file di antara pemakai yang terhubung di jaringan, dan komunikasi antar pemakai melalui mail elektronik atau aplikasi lainnya.
Untuk mencakup wilayah yang lebih luas maka dikenal istilah Internetworking yang merupakan suatu kumpulan jaringan-jaringan individu yang terhubung melalui peralatan intermediate networking.
2. Protokol dan Topologi LAN
Protokol LAN biasanya memakai satu dari dua metode untuk mengakses media jaringan yaitu: Carrier Sense Multiple Access / Collision Detection (CSMA/CD) atau Token Passing. Jaringan berbasis Ethernet memakai metode CSMA/CD sedangkan jaringan berbasis Token Ring dan FDDI memakai metode Token Passing.
Secara umum topologi dan protokol LAN dapat digambarkan seperti tertera pada diagram dibawah ini

Topologi logic dari LAN terdiri dari 4 macam yaitu: bus, star, ring dan tree. Topologi fisik jaringan tidak selalu mengikuti topologi logiknya, misalnya untuk jaringan memakai topologi logic bus dan ring secara fisik biasanya disusun berdasar topologi fisik star. Jaringan LAN berbasis Ethernet memakai topologi logic bus jadi secara fisik dapat memakai topologi fisik bus atau star sedangkan jaringan LAN berbasis Token Ring dan FDDI memakai topologi logic ring jadi secara fisik dapat diimplementasikan dengan topologi fisik star dan ring.
3. Komponen Jaringan
Komponen-komponen yang digunakan di dalam jaringan komputer biasanya terdiri dari hub, LAN Switch, repeater, bridge, router.
Suatu hub adalah peralatan yang menghubungkan terminal-terminal pemakai dimana setiap terminal dihubungkan dengan kabel tersendiri sehingga membentuk topologi fisik star namun dapat beroperasi berdasar topologi logic bus atau ring.



LAN Switch digunakan untuk menghubungkan berbagai segmen LAN dan menyediakan komunikasi bebas tubrukan, terdedikasi diantara komponen-komponen jaringan serta mendukung banyak koneksi secara bersamaan. LAN Switch didesain untuk menswitch data frame pada kecepatan tinggi.



Repeater berfungsi menghubungkan diantara segmen-segmen jaringan sehingga memperluas cakupan jaringan tanpa melakukan segmentasi atau pemfilteran namun hanya memperkuat, mesinkronisasi dan mengirim ulang sinyal-sinyal dari satu segmen jaringan ke segmen-segmen jaringan yang lain.



Bridge berfungsi menghubungkan diantara segmen-segmen jaringan namun dengan melakukan pemfilteran sinyal-sinyal data sehingga tetap mempertahankan segmentasi jaringan sehingga menjaga agar lalu-lintas di setiap segmen tidak terpengaruhi oleh lalu-lintas segmen-segmen yang lain. Bridge juga dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menggunakan basis protocol akses yang berbeda misalnya segmen Ethernet dengan segmen Token Ring asalkan memakai protocol komunikasi yang sama seperti IP ke IP, IPX ke IPX dll.



Router melaksanakan pengiriman informasi melalui suatu internetworking dan bekerja pada layer 3 OSI. Tugas utama Router adalah menentukan jalur routing yang optimal dan mengirimkan group-group informasi (biasanya disebut paket) melalui suatu internetworking. Ukuran yang digunakan untuk penetuan jalur atau path yang optimal diantaranya: path length, load, reliability, delay, bandwidth dan communication cost. Beberapa Routing Protokol menggunakan algoritma routing yang berbeda-beda, beberapa diantaranya: Interior Gateway Routing Protocol (IGRP), Open Shortest Path First (OSPF), Exterior Gateway Protocol (EGP), Routing Information Protocol (RIP) dll.



4. Sistem Operasi Jaringan
Suatu sistem operasi jaringan adalah suatu system operasi komputer yang didesain terutama untuk mendukung printer sharing, common file system dan database sharing, application sharing dan kemampuan untuk me-manage suatu network name directory, system keamanan, dan pengawasan segala aspek jaringan.
Terdapat berbagai system operasi jaringan yang ada di pasaran diantaranya: Microsoft Windows 2000 Server, LINUX, Novel Netware, Artisoft's LANtastic, Banyan VINES,
Beberapa kategori yang sebagai prasyarat untuk memilih Network Operating System (NOS) yang sesuai kebutuhan :
a. Architectur
Perusahaan-perusahaan yang memiliki beban kerja yang dinamis perlu memperhatikan arsitektur NOS apakah mendukung system multiprosesor? Apakah systemnya didukung system asimetric atau simetric multiprosesing? Apakah operating systemnya mendukung arsitektur multiprosesor?
b. Scalability
Beberapa hal pertimbangan pemilihan NOS untuk mendukung skala usaha yang menggunakan NOS meliputi: Berapa kapasitas minimum dan maksimum dari memory, disk cache dan disk yang didukung oleh setiap NOS? Berapa jumlah maksimum file locks, open file, concurrent clients, server di dalam domain dan domain yang dapat didukung oleh setiap NOS?
c. Availability dan Reliability
Memiliki fitur file locking, mendukung RAID (Redudant Arrays of Inexpensive Disk), berbagai tipe dari pengalihan kegagalan pada klien (client failover) ketika suatu server mengalami kegagalan dan mendukung konfigurasi fault-tolerant hardware. ini semua merupakan hal yang penting untuk perusahaan yang mengandalkan jaringan sebagai bagian kritis dari operasi bisnis harian mereka.
d. Clients supported
Kebanyakan perusahaan memiliki berbagai macam operating sistem di setiap dekstopnya diantaranya: DOS, DOS/Windows, Windows for Workgroup, Windows 95/98, Windows NT Workstation, Macintosh, OS/2 dan Unix serta peralatan-peralatan seperti terminal X-Windows, terminal character cell(teller terminal, point of sale devices dll). Suatu NOS harus dapat mendukung semua hal di atas.
e. Network Printing
Printing merupakan salah satu dari fungsi-fungsi utama dari NOS. Perusahaan harus dapat mengetahui jawaban dari beberapa hal berikut dalam memilih NOS :
1.      Berapa jumlah printer yang mampu didukung setiap server
2.      Printer banyak Dapat dikendalikan oleh satu antrian print
3.      Dapatkah banyak antrian print mengendalikan satu printer
4.      Dapatkah NOS membangkitkan sinyal alarm ke operator jika timbul masalah ketika mencetak
5.      Dapatkah NOS memberitahu pemakai apabila tugas pencetakan telah selesai
6.      Dapatkah fungsi pencetakan di-manage dari jauh
f. Network Media
Berbagai tipe media jaringan telah banyak digunakan dalam perusahaan seperti media Ethernet, Token Ring, asynchronous dan synchronous telephone lines, Packet Switched Data Networks(PSDN) seperti X.25, fiber optic dan Integrated Services Digital Network (ISDN). Tanpa kemampuan dukungan terhadap semua hal di atas maka sangat sukar bagi suatu perusahaan untuk membangun infrastuktur jaringan yang paling optimal untuk kebutuhan jaringannya.
g. Network Protocols
Pemilihan NOS harus mempertimbangkan kompatibilitas antara protocol jaringan yang digunakan dengan NOS yang meliputi 3270 dan asynchronous terminal emulation, AppleTalk filing protocol (AFP), TCP/IP, Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), SNA, SNA LU6.2, SNA Advanced Program-to-Program Communication (APPC), File Transfer Protocol (FTP), Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange (IPX/SPX), NetWare file services, NetWare print services, NetBIOS, dan NetBEUI. Kategori ini juga mempertimbangkan apakah akses client ke server melalui suatu saluran asynchronous, PSDN, Internet atau ISDN.
h. Network Services
Kategori ini untuk mengevaluasi platform NOS untuk menentukan apakah NOS tersebut menyediakan fungsi-fungsi yang diperlukan untuk directory services yang mengijinkan user mengakses layanan jaringan tanpa perlu mengetahui alamat jaringan, layanan keamanan yang mengontrol akses ke fungsi-fungsi directory management dan menentukan apakah NOS mendukung tool-tool dan layanan-layanan yang sudah dispesifikasikan oleh Dekstop Management Task Force (DMTF).
i. Server Management
Memastikan ketersediaan tool untuk me-manage platform NOS, termasuk audit trail functions, file management, user account management, error reporting, dan server performance reporting. Perusahaan memerlukan informasi ini untuk peng-administrasian NOS platform.
j. Security
Mengevaluasi kesesuaian standar platform NOS, dukungan terhadap access control list, disk quotas, automatic discovery dan management dari penyusup, dukungan terhadap callback modem, dukungan terhadap security management system seperti Kerberos, dan apakah encryption services tersedia.
k. Functionality/Utility
Proses konsolidasi server-server fungsi tunggal ke dalam server-server multi fungsi harus mengevaluasi insfrastruktur platform NOS. Suatu operating system fungsi tunggal dapat menyediakan kinerja yang lebih tinggi untuk layanan file dan print namun memerlukan dukungan operating system lain untuk sebagai platform layanan aplikasi. Suatu general purpose operating system dapat mendukung mutlifunctions server sehingga dapat mengurangi management dan biaya sistem.
l. Application development tools
NOS platform harus dapat mendukung layanan aplikasi sebaik dukungan terhadap layanan file dan print. Kategori ini meninjau ketersediaan dari third generation language (3GLs), fourth generation language (4GLs), object oriented development tools dan tool untuk team programming di setiap NOS paltform.
m. Data access
NOS platform harus dapat mendukung aplikasi-aplikasi yang lebih kompleks sehingga harus juga mendukung file access methode dan indexed file access method. Kategori ini mengevaluasi dukungan NOS platform untuk file services.
n. Database support
Software database biasanya merupakan bagian dari infrastuktur distributed applications. Kategori ini mengevaluasi software database yang tersedia pada setiap NOS platform.
o. Applications
Kategori ini untuk mengevaluasi layanan aplikasi apa saja yang tersedia pada setiap NOS platform seperti mail client, mail server, word proccessing client, spreadsheet client, integrated office suite atau Lotus Note.

Jumat, 30 Desember 2011

Siklus Pengolahan Data



Pengolahan berasal dari kata olah yang berati serangkaian kegiatan atau aktivitas yang melakukan kegiatan – kegiatan tertentu untuk kegiatan tertentu pula. Berdasarkan pengertian tersebut maka pengolahan data adalah serangkaian kegiatan, pikiran dan bantuan tenaga atau suatu peralatan yang mengikuti serangkaian langkah, perumusan data tersebut, bentuk susunan, sifat atau isinya menjadi lebih berguna. Pengolahan data dapat dilakukan secara sentralisasi dan desentralisasi. Sentaralisasi pengolahan data memungkinkan kearah:
a.       Penerapan pembagian kerja dengan akibat pembagian biaya dan pembangunan kwantitatif secara lebih menguntungkan.
b.      Pemakaian file yang sama pada banyak proses pengolahan data.
c.       Suatu pemamfaatan yang lebih baik dari sasaran teknis administrasi.
d.      Penerapan pemisahan fungsi antara operasional dan pengolahan data secara sentral.
Pengolahan data dapat diartikan juga sebagai segala pengolahan untuk membuat data yang berguna sesuai dengan hasil yang diinginkan sehingga dapat segera dipakai. Pengolahan data merupakan suatu proses penerimaan data sebagai masukan (input) kemudian diproses (processing) oleh suatu program tertentu dan mengeluarkan hasil proses data dengan komputer dikenal suatu sistem yang disebut EDP (Electronic Data Processing) yaitu suatu sistem pengolahan data dimana komputer memegang peranan utama.
Dilihat dari sistem pengolahan data, dapat dibagi dalam tiga tahap dasar yaitu:
a.       Membaca data atau input data.
b.      Mengolah data atau proses
c.       Hasil atau output.
Pengolahan data melalui komputer meliputi beberapa bagian antara lain:
1.      Recording (perekaman)
Data yang diolah dan ditulis dalam suatu formulir dasar dari pengolahan data selanjutnya.
2.      Clasifying (Klasifikasi)
Pemberian suatu identifikasi kedalam data yang diolah, klasifikasi yang sering dibuat adalah kode-kode seperti numerik, alphanumerik dan sebagainya.
3.      Sorting (Pengurutan)
Setelah data yang akan diolah diberi identifikasi maka data perlu diataur/ diurut menurut kode klasifikasinya dan biasanya diurut menurut kode numeriknya.
4.      Calculating (penghitungan)
Pelaksanaan penghitungan sangat diperlukan dalam menghitung data yang masuk dan data yang keluar.
5.      Storing ( penyimpanan)
Penyimpan data yang sejenis dalam bentuk referensi yang akan datang perlu dilakukan. Periode penyimpanan setiap data berlainan antar data yang satu dengan yang lain.
6.      Summarizing ( penyusunan)
Untuk memungkinkan dilakukannya analisa terhadap data atau informasi yang dihasilkan, maka perlu dilakukan pembuatan rekapitulasi laporan sesuai dengan keinginan yang membutuhkan informasi.
7.      Retrieving (Pencarian )
Pencarian data ke dalam file distore atau disimpan terdiri dari beberapa cara disesuaikan dengan penyimpanan.
8.      Reproducing (Pembagian)
Data yang dimiliki dapat diperbanyak sesuai dengan keinginan, penggandaan dapat dilakukan dengan foto copy.
9.      Distribute ( Pembagian)
Dalam pengolahan data, informasi yang dihasilkan berasal dari beberapa bagian sehingga diadakan pembagian laporan.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Sekilas Tentang Dunia Sistem Informasi


Pertama, Jurusan Ilmu Komputer itu adalah jurusan yang mempelajari segala hal yang berkaitan dengan komputer, baik dari segi Hardware maupun softwarenya.Bagi yang berminat di bidang Hardware lebih baik mengambil jurusan teknik komputer, sedangkan bagi yang lebih berminat pada bidang software dapat memperdalam di jurusan Teknik Informatika.

Ilmu komputer secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisa abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Ilmu Komputer: Sarjana Ilmu Komputer sering dibutuhkan hampir di semua perusahaan karena pada saat ini tidak terlepas dari peranan komputer.

Teknik Informatika adalah jurusan yang mempelajari bagaimana logika-logika matematika yang digunakan pada sistem informasi. Perancangan desain informasi, pembuatan software, web design, dll merupakan hal yang menjadi bidang garap jurusan ini Kemampuan di bidang matematika akan sangat diperlukan dalam mendalami bidang informatika.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Teknik Informatika: Berbagai perusahaan yang berkaitan dengan informasi dan komunikasi sangat membutuhkan jurusan ini, seperti PT Telkom, Indosat dan dapat bekerja mandiri sebagai programming, perancang web dll.

Sistem Informasi adalah jurusan yang pada dasarnya masih berkaitan dengan informatika. Bisa dikatakan bahwa sistem informasi merupakan salah satu aplikasi dari Teknik Informatika.

Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi yaitu: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. 'Sistem Informasi' dapat berupa gabungan dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan, dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Sistem Informasi: Berbagai perusahaan seluler, Stasiun Televisi, Departemen Perhubungan, Departemen Tenaga Kerja dan kantor-kantor lain yang banyak menggunakan database sebagai acuan.

Berbeda dengan jurusan – jurusan komputer lainnya, Sistem Informasi merupakan jurusan yang terbilang baru dibandingkan dengan jurusan Teknik Informatika ataupun jurusan – jurusan komputer lainnya yang ada di Indonesia. Sebagian besar para pelajar yang melanjutkan di jurusan Sistem Informasi awalnya hanya sekedar pilih jurusan tersebut tanpa tahu tentang Sistem informasi itu sendiri dan sebagian lainnya pilihan kedua dari jurusan yang mereka pilih waktu SNMPTN. Namun jangan khawatir, Jurusan Sistem informasi memiliki prospek yang lebih cerah dibandingkan dengan jurusan-jurusan komputer lainya. Kini hampir setiap perusahan – perusahan membutuhakan suatu sistem informasi untuk mengatur kegiatan bisnis mereka agar dapat bersaing di pangsa bisnis global. Untuk lebih pahamnya kita dapat analogikan Sistem Informasi dengan jurusan – jurusan komputer lainnya sebagai sebuah komponen teknologi komputer. Tekinik informatika dan jurusan – jurusan komputer lainnya ibarat sebuah hardware, software, data, dan jaringan. Maka sistem informasi adalah brainwarenya, sistem infomasi merupakan pengendali dari semua komponen – komponen tersebut yang membentuk suatu sistem dimana berfungsi untuk memasukan, menyimpan, mengelola, dan menyampaikan informasi untuk menghasilkan suatu pendukung keputusan. Jadi, Sistem Informasi menghasilkan manajer – manajer di bidang Teknologi Informasi (TI / IT) yang bertugas untuk mengkoordinasikan suatu sistem di perusahan..Namun, tidak hanya sekedar mencetak manajer – manajer perusahaan, Sistem Informasi sangatlah luas dalam bursa persaingan kerja di bidang teknologi – teknologi komputer lainnya. Jadi, buat anda yang ingin melanjutkan kuliah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya komputer,kini jangan ragu bergabunglah dengan keluarga besar Sistem Informasi, pastikan Anda menjadi salah satu bagian dari Sistem Informasi yang terdepan.

Programmer
Baik sebagai system programmer atau application developer, sarjana IF sangat dibutuhkan di berbagai bidang, misalnya bidang perbankan, telekomunikasi, industri IT, media, instansi pemerintah, dsb.

Software Engineer / Web engineer
Berperan dalam pengembangan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Misalnya perangkat lunak untuk pendidikan, telekomunikasi, bisnis, hiburan, dan sebagainya.

System analyst dan system integrator
Berperan dalam melakukan analisis terhadap sistem dalam suatu instansi atau perusahaan dan membuat solusi yang integratif dengan memanfaatkan perangkat lunak.

Konsultan IT
Database Engineer / Database Administrator
Berperan dalam perancangan dan pemeliharaan basis data suatu instansi atau perusahaan.

Web Engineer / Web Administrator
Bertugas merancang dan membangun website beserta berbagai layanan dan fasilitas yang berjalan di atasnya. Ia juga bertugas melakukan maintenance untuk website tersebut dan mengembangkannya.

Computer network / Data Communication Engineer
Bertugas merancang aristektur jaringan, serta melakukan perawatan dan pengelolaan jaringan dalam suatu instansi atau perusahaan.

Selain bidang-bidang profesional di atas, sarjana IF juga dapat bekerja di bidang lainnya. Misalnya di bidang pendidikan atau dalam bidang keilmuan dengan menjadi peneliti di lembaga-lembaga penelitian seperti di LIPI, BPPT, dan Badan Penelitian dan Pengembangan di perusahaan.

Sabtu, 24 September 2011

Contoh Program Pascal If Perhitungan Gaji


Contoh Penghitungan Gaji

Ketentuan Soal :
1. Nama Di input
2. Jabatan di input ,
Jabatan            Gaji                  Tunjangan
Direktur           3000000           10 % dari gaji
Manager          2000000           5% dari gaji
Karyawan        1000000           2% dari gaji
OB                  800000            1% dari gaji

3. Dikenakan PPN 10 % dari gaji
4. Gaji Bersih didapat dari : gaji + tunjangan – PPn
 
Jawabannya:

Uses crt;
Var nama:string[20];jabatan:string;
Gaji:longint;
Tunj,ppn,gajibersih:real;
Begin
Clrscr;
Write(‘Nama Karyawan     : ‘); readln(nama);
Write(‘Masukkan Jabatan  : ‘); readln(jabatan);
If  (jabatan=’Direktur’) or (jabatan=’direktur’) then
     Begin
 Gaji:=3000000;
 Tunj:=0.1* gaji;
     End
Else If  (jabatan=’Manager’) or (jabatan=’manager’) then
     Begin
 Gaji:=2000000;
 Tunj:=0.05* gaji;
     End
Else If  (jabatan=’Karyawan’) or (jabatan=’karyawan’) then
     Begin
 Gaji:=1000000;
 Tunj:=0.1* gaji;
     End
Else
     Begin
 Gaji:=800000;
 Tunj:=0.1* gaji;
     End;
Writeln(‘Gaji Bersih                             : Rp.‘,gaji);
Writeln(‘Tunjangan Jabatan                  : Rp.‘,tunj:9:2);
Ppn:=0.1*gaji;
Writeln(‘PPN 10 %                              :  Rp.‘,ppn:9:2);
Total:=(gaji+total)-ppn;
Writeln(‘Total Gaji                               :  Rp.‘,total:9:2);
Readln;
End.