Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Januari 2013

Puisi Mistik Imam Khomaeni

Bait-bait ini digubah oleh Imam r.a. sesaat sebelum beliau menjumpai kekasihnya, Allah untuk selama-lamanya meninggalkan dunia fana ini, dengan tenang dan hati yang tentram, dengan ruh yang penuh dengan kebahagiaan, dan nurani yang berharap penuh menerima ampunan Allah.
Berikut ini bait-bait puisi mistik itu:

Kekasihku! Menyasikan keindahan-Mu, aku pun terpana
Melihat manifestasi kemuliaan-Mu, aku terpukau dalam bahagia

Kulupakan wujud diriku dan kuberseru, "Akulah kebenaran!"
Bagai Manshur al-Hallaj, kurelakan diriku dihukum di tiang gantungan

Kesakitan dan kepedihan akan cinta-Mu membakar jiwa ragaku
Hingga aku terpukau dengan diriku, dan keadaanku menjadi
pembicaraan seluruh kota

Biarkanlah pintu-pintu kedai minum tetap terbuka,
Biarkan kami pergi kesana siang dan malam
Karena, aku muak dengan masjid maupun madrasah

Aku melepaskan jubah kezuhudan dan kepura-puraan
Dan menjadi sadar setelah mengenakan jubah pengunjung kedai minum

Juru dakwah kota dengan ceramahnya membuat aku tak nyaman
Karena itu aku mencari perlindungan pada orang yang penampilan
luarnya memuakkan tetapi batinnya penuh kesalihan

Izinkan aku untuk mengingat kenangan manis kuil itu
Dimana aku tersadar oleh sentuhan lembut tangan kekasihku

Bait dalm puisi ini bermakna kiasan, bukan dalam artian sebenarnya. sebagai contoh; kedai minum disini maksudnya adalah maqam spiritual kepada Allah yang dicapai melalui pelaksanaan ibadah sunat. masjid dan madrasah berarti ibadah yang kehilangan syarat-syarat yang dibutuhkan untuk mencapai kedekatan kepada Allah


Imam Ruhullah Musawi Khomeini dilahirkan pada tanggal 20 Jumada ats-Tsaniyah 1281 H. (192 M.) di Khomein (Propinsi Ifsahan), Iran. Ayahnya adalah Sayyid Musthafa Khomeini, seorang ulama terkenal dan dicintai pada zamannya. Beliau mati syahid di tangan agen Reza Khan(Ayah Shah yang terguling). Ayahnya meninggalkan tiga orang putra dan tiga orang putri. Imam Khomeini adalah anak bungsu. Imam Khomeini kehilangan kedua orang pengasuhnya, Ibu dan bibinya pada umur 15 tahun.

Bapak dan pendiri revolusi Islam di Iran ini, belajar ilmu-ilmu Islam di bawah bimbingan kakaknya, Ayatullah Pasandideh. Ayatullah Khomeini juga menjalani ajaran khusus dengan bantuan Syaikh 'Abdul Karim Ha'iri Yazdi pada tahun 1922 M. Ketika Ayatullah Ha'iri Yazdi meninggal dunia pada tahun1973 M., Imam Khomeini diangkat sebagai salah seorang ulama yang jenius dan istimewa.

Imam Khomeini sangat menguasai yurisprudensi Islam, Filsafat, Irfan, dan ilmu falak. Dalam fatwa pertama yang dikeluarkan oleh Imam Khomeini pada tahun 1963, beliau mengutuk rezim Shah karena begitu merendahkan diri pada kekuasaan asing, terutama Amerika Serikat. Beliau mengkritik Shah karena membangun politik, ekonomi, militer dan kerjasama intelijen yang akrab dengan Israel dan politik anti Islamnya.

Imam Khomeini pertama kali ditangkap setelah pemberontakan pada bulan Juni 1963 dan dibuang ke Turki. Pada bulan Oktober 1965, Imam Khomeini pindah ke Kota Suci Najaf (Iraq). Dari Najaf, Imam Khomeini mengeluarkan fatwa. Shah berharap dengan membuang Imam Khomeini ke pembuangan, dia bisa mencegah pengaruh Imam dan melenyapkan semua pengaruhnya. Shah menjadi frustasi. Selama empat belas tahun pembuangannya di Najaf, Imam Khomeini melanjutkan perjuangan tanpa henti.

Kaberhasilan revolusi Islam Iran timbul dari usaha kerasnya yang tidak kenal lelah dalam menyadarkan dan mengarahkan umat. Pada bulan Desember 1978, terjadilah demonstrasi paling besar dari semua demonstrasi. Dapat dikatakan demonstrasi itu menjadi demonstrasi paling luar biasa dalam sejarah dunia. Demonstrasi itu meratakan jalan untuk menyingkirkan Shah, akhir kejatuhannya, dan kemenangan bagi revolusi Islam.

Sabtu, 02 Juni 2012

Maaf, Aku Curiga Tentangmu

Maafkan jika…
Tulusku membuatmu takut..
Sayangku terlalu buatmu
Semua yang terjadi hilang dalam sekejap
Kadangku merindukanmu…
Ku ingin memelukmu dan mengenggam dengan jiwaku
Akankah ku menyerah dengan keadaanku sekarang
Keadaanku yang selalu denga perasaan rasa bersalah..
Maafkan jika ku curiga tentangmu….
Maafkan jika ku selalu menyakitimu
Satu hal tak ada niat tuk melakukan itu semua
Satu hal yang aku pinta darimu…..
Mengertilah dengan keadaanku yang kurang sempurna 
Karena ketidaksempurnaanku kau meninggalkanku…
Maafkan jika ku bukan yang terbaik buatmu
Dari awal dan sampai saat ini ku sayang kamu….
Dan selamanya ku sayang dengan ketulusan hatiku….
Maafkan..maafkan..maafkan..maafkan.... 

Selasa, 17 Januari 2012

Puisi: Mengapa Ada Duka dan Kesedihan

Sebuah kisah tercipta
Dari seekor semut kecil yang bertanya mengapa
Awan putih menjadi hitam
Dan tercipta hujan yang terpancar darinya
Tidakkah dia tau aku tak mampu berenang
Hingga aku harus mencari tempat berlindung
Dari semua ketakutan hidupku

Lama aku memikirkannya
Dalam menyendiri di balik tempat persembunyian
Tak pernah kudapatkan alasannya
Hingga saat hujan reda
Aku mulai keluar menjamah dunia
Di sekeliling kulihat
Rerumputan mulai berdiri dengan tegarnya
Dan disela batangnya tercipta istana indah untukku bernaung
Hingga tanpa sadar,
Aku meloncat dan berteriak bahagia
Inikah maksudnya…

Dan di suatu masa,
Pernah seekor kupu-kupu melepas Tanya
Mengapa angin tak henti berhembus
Dan menggugurkan semua kelopak bunga

Tidakkah dia tau
Di bunga itulah aku menggantungkan hidup
Dan di setiap kelopak bunga yang kau jatuhkan
Telah membuatku terbang lebih jauh
Mencari kuntum-kuntum bunga yang tersisa

Terlalu bingung aku memikirkannya
Hingga seiring berjalannya waktu dan usia
Dapat kulihat disekitar
Taman yang aku tinggali semakin bertambah luas
Telah lahir tunas-tunas baru
Dan itu telah memberikanku lebih banyak kuntum bunga
Hingga dalam tanyaku kutemukan jawab
Anginlah yang telah menyebarkan benih-benih itu
Dan menambah luas kebahagiaan di dunia ini

Dan suatu ketika
Pernah seorang manusia menunduk dan bergumam
Mengapa selalu aku yang harus menderita
Mengapa kesedihan tak pernah jauh dariku
Aku sudah melakukan semua upaya
Tapi mengapa yang aku dapatkan hanya air mata

Dalam bimbang aku tak henti merenungkannya
Dan gelap telah mengekangku dalam kesalahan
Hingga suatu ketika datang orang bijak yang berkata
Jangan putus asa
Sedihmu tak berguna apa-apa
Semakin banyak kau merasakan jatuh
Semakin banyak pula kau tau tempat untuk menentukan pijakan
Semakin keras kau berusaha
Semakin kuat pula berdirimu untuk masa depan
Pernahkah kau melihat
Seorang bayi yang berlatih berjalan
Semakin sering dia mencoba
Waktu yang akan menentukan
Hingga dia bisa berjalan dan semakin cepat berlari
Dan seperti itulah kau harus bertahan

Akhirnya sekarang aku mengerti
Hidup adalah perjuangan melawan ketakutan
Jika aku berhenti disini
Langkahku selama ini akan sia-sia
Dan takkan ada kebahagiaan yang kudapatkan

Terima kasih cinta
Kau telah buatku pahami ini

Selasa, 03 Januari 2012

"KISAH SANG PECINTA"


Seorang pengelana datang menghampiriku disinggasana
Ia serupa mentari, dari balik bilik mega
Laiknya sang penyair ia pandai melukiskan rasa
Ia curi hatiku dengan sejuta pesona
Padanya kutemukan keindahan cinta

Duhai engkau pemikat hatiku
Engkaukah cahaya bintang yang dikirim untukku
Ataukah hanya bayangan dalam jiwa
Yang muncul dari angan-angan belaka

Seiring berjalannya sang waktu, perubahan kapan pun dapat terjadi
Laiknya guntur di siang hari
Saling diam dan menjauhkan diri pun menguasai
Tiba-tiba kau tiadakan cinta yang tlah bersemi

Duhai kau pencipta rasa
Sungguh terlalu menghakimiku lewat uraian dan paparan semata
Lantaran aku menaruh hati dan jatuh cinta
Pada seseorang yang sesungguhnya tak pernah ada

Dalam hati api kemarahan rapi tersimpan
Dikala sang pujaan tiada kepercayaan
Aneh nian hati sang pujaan
Dengan senang hati kau tinggalkan sang pencinta

Ketika kau tak lagi menginginkanku
Kematian lebih manis rasanya dari pada kumemandang sang pujaan jajakan cinta
Seolah tak kau kenal dan mengubur wajahku dalam kemenanganmu

Sabtu, 24 Desember 2011

Hati Yang Luka



Aku disini terdiam
Tersentak tanpa kata
Seakan dunia gelap oleh kabut
Seolah cahaya hilang di telannya

Ku mencintai bukan membenci
Ketika ku cuba untuk memahami
Arti cinta sebenarnya
Tapi kenapa hanya luka yang ku dapat

Kini ku cuba untuk merajut kembali sehelai demi sehelai
Ketika rajutan itu akan utuh kau hancurkan dengan
Dengan sebuah silet tajam
Kau sayat seolah kau tak mempuyai rasa

Aku hanya bisa terdiam melihatnya
Seakan pasrah dengan semua
Karma ku mencintai
Buka ,aku yang di cintai
Semoga kau bahagia
Dengan luka ku ini
Semoga kau tenang
Dengan pederitaan hati

Sesungguhnya tuhan melihat
Mendengar
Dan mersakan
Apa yg kurasa
Dia tak diam
Tapi dia selalu mendengar doa ku

Suatu saat kau akan tau
Arti cinta sebenar nya..

Begitu Indah Dirimu



Ya Allah....
Adakah mampu aku memiliki wanita seperti itu..
Lembut hatinya dalam menyanyangi...
Halus jiwanya dalam membelai....

Ya Allah...
Sungguh tersentuh hati ini....
Bila melihat kelembutan jiwanya........
Kejujuranya bila betutur....
Keikhlasnnya meluahkan perasaan hatinya....

Ya Allah....
Indahnya dunia ku seandai wanita seperti itu menjadi pendamping hidupku.....
Aku yakin..Kau pengatur yang baik...
Kaulah perancang yang baik Ya Allah...

Ya Allah...
Seandanya ditakdirkan dirinya adalah untuk ku...
Tidak akan ku menyia2kan dirinya...
Bukan rupa yg ku pandang...
Bukan wang yang aku pinta..
Bukan harta yg banyak menjadi kemauanku...
Hanya memiliki seorang insan yg melindungiku ketika susah senangku...
Insan yang setia menjadi pendengarku...
Insan yang memelihara hatiku...
Insan yang menyayangi ibunya lebih dariku...
Insan yang tidak lupa pada suruhan agama dan perintahmu....
dan insan yang tidak memandang pada luaranku...

Ya Allah....
Hanya padamu ku berserah dan berdoa.......
Aku pasrah dengan ketentuanMu......

Kamis, 22 Desember 2011

Puisi Untuknya


Tidurlah Mimpuku

Sendiri dalam kesunyian ini
Dan ku ingin ketika terukir hari yang berlalu
Dalam tiap penantianku

Jangan pernah hati menangis
Karena malam masih kan sampaikan senyuman
Maka takkan ada kata sesal
Karena indah tersirat dalam tiap tingkahnya
Di setiap waktunya…dalam tiap masanya

Takkan selamanya hati membeku
Takkan selamanya dalam gelap
Karena dalam renung harapkan mimpi
Impian jadi kenyataan

Datanglah bunga sunyi
Bawalah diri ini
Terbang arungi istana mimpi
Yang tertinggal dalam kenyataan
Tuk lepaskan penat dan letih

Inginku engkau rasakan hadirnya saat dirimu menutup mata
Hingga akhirnya pagi yang kan sadarkan diri
Dengan senyuman…
Dalam kehangatan…

Hal Terindah Yang Dapat Aku Pikirkan
Lama berjalan dalam ketiadaan sang waktu
Beraikan segenap logika yang masih kupunya
Kuhapus semua yang membuatnya terluka
Hanya sekedar untuk….

Tertawa lagi bersamanya
Melihatnya dalam senyum
Dan mendengar suaranya sekali lagi
Itulah hal terindah yang dapat
Aku pikirkan sekarang

Dalam tatap matanya yang terlanjur kosong
Kucoba buatnya tak meneteskan air mata
Dalam asa yang masih tersisa
Kusediakan waktu untuk…

Berjalan lagi bersamanya
Menghabiskan waktu untuknya
Dan mendengarkan isi hatinya lagi
Itulah hal terindah yang dapat
Aku pikirkan sekarang....

Senin, 19 Desember 2011

Untukmu seorang…


Setiap malam yang ku lalui…
Indah sekali jika ku selalu dapat melihatmu
Kamu tau?
Memandang wajahmu tak pernah membuatku bosan

Dalam Indah senyumanmu…
Aku merasakan sebuah kebahagiaan…
Dalam tutur katamu…
Aku merasakan sebuah ketenangan…

Dari jauh, ku hanya dapat melihat paras kecantikanmu…
walau tanpa menyentuhmu ataupun memelukmu…
Dari jauh, aku hanya bisa mendengar suaramu…
walau, hanya dalam hitungan menit

Tapi semua itu bukan penghalang, tuk aku sayang sama kamu…
Jarak yang memisahkan kita,
bukan faktor utama untuk menghalangi atau mengurangi rasa sayang aku pada kamu
Karena Cintaku tulus ku berikan untuk kamu sayang…

Dalam hati yang terdalam…
Aku hanya mampu menyimpan keyakinan,
Kalau kamu adalah orang yang terbaik untukku.

Dalam harap penantianku…
Aku hanya ingin dipertemukan denganmu..
Tuk hidup bersama selamanya

Aku sangat bersyukur bisa mengenalmu,
apalagi, kelak suatu hari nanti
aku bisa dekat dengan kamu
karena dengan adanya kamu…
hari-hariku semakin berwarna

Dengan mengenalmu
Aku banyak mengetahui arti cinta
Dengan mengenalmu
Aku dapat belajar menghargai sebuah cinta

Cinta yang berdampingan dengan ketulusan
kan ku taburi dengan kesetiaan dan pengertian
Cinta yang selalu ada harapan
kan ku jaga dengan doa dan penantian
Penantian tuk hidup bersama menjalani kehidupan

Jujur, kadang aku iri dengan teman-temanku
Kenapa mereka selalu di temani kemana mereka pergi dengan kekasihnya
Bercanda bersama, berjalan berdampingan, ataupun….
hanya sekedar makan malam bersama

Tapi…
Disini, aku selalu berusaha mengerti…
dengan sejuta harapan yang selalu ada di hati
dengan keyakinan yang ku beri
kala tiba saatnya nanti
kita kan di pertemukan tuk saling bersama, ,
tuk saling melindungi, berbagi, dan mencintai

Kini aku hanya menjalani
dengan segudang keyakinan yang ku miliki
ini semua hanya untuk kamu Sayang….

Tolong….
jaga diri dan hatimu untukku…
Dikala kita berjauhan seperti ini…
Dikala kita terpisahkan oleh jarak dan waktu…

Jujur…
Hanya kamu yang selalu ku nanti,,,
Aku sayang kamu …

Jumat, 11 November 2011

Gaira Pecinta "Imam Khomeini"

Wahai, hati itu bukan hati
Yang pada rupawanmu tak cinta
Wahai, sang bijak tak bestari
Yang pada tampanmu tak mendamba
Wahai, pencinta, hatinya gairah menyala
Gairahlah semua dalam anggurmu
Biarkan bagiku gairah ini sendiri
Apa lagi yang hidup ini kandungi
Siapa campakkan daku di gurun
Cinta ‘lah padamu O, sahabatku
Tindak ‘pa lagi dapat selamatkanku
Tak kunjung tampak tepian gurun
Jika pencinta bergairah menyala
Sisikan ayo dirimu segera
Antaramu dan dia apa pun tiada
Hanya dinding diri-jumawa
Jika kau pelancong jalan-pencinta

Campakkan sajadah campakkan jubah
Tiada pembimbing, hanya cinta
Dalam cinta kuyuplah andika
Jika memang pencinta-benar

Jangan jadi sufi saleh segala
Kar’na tak masuk lingkar-pencinta
Selain kumpulan pencinta saja.
Dambaku main rambut-pilinnya

Apa yang buruk padanya apa yang hina
Satu sentuhan gila satu elusan liar
‘Pa lagi bisa beri cinta, hai pandir
Raih tanganku, dan lepaskan

jiwaku dari kemunafikanjubah ini.
Karna jubah ini bukan apa
Selain pelindung si jahil
Ilmu dan irfan sisihkan saja

Ke rumah anggur mereka tak bawa
Tapi di tempat istirah pencinta
Kepalsuan, pasangannya tiada

Imam Khoeini

Kamis, 10 November 2011

Kenyataan Yang Pahit

Di malam yang dingin ini
Aku duduk di luar sambil memandang rumah-rumah warga yang mulai sepi
Tidak ada lagi canda tawa penghuninya
Semuanya mulai tidur sambil berkhayal agar bermimpi indah
Sementara aku…
Aku hanya duduk terdiam di atas beranda kosanku
Membayangkan apa yang terjadi tadi sore
Suatu kalimat yang menyiksa hatiku
Tapi aku harus tau dan aku harus menerima kenyataan itu
Cepat atau lambat hal itu akan terjadi
“Sayang, maafkan aku kalo aku harus jujur padamu. Hubungan kita tidak bisa dilanjutkan lagi. Orang tuaku sudah menyiapkan calon istri buatku dan aku tidak bisa menolaknya. Karena aku anak satu-satunya dari orang tuaku. Aku yang mewarisi semua harta benda keluargaku turun temurun dan keturunan keraton.”
Aku hanya mengenalnya sebagai sosok manusia biasa
Yang tidak terikat adat istiadat, pewaris harta, atau gelar keraton
Sosok anak manusia yang sederhana
Aku hanya terdiam mendengar pengakuan dari mulutnya
Sebuah pengakuan yang harus aku telan mentah-mentah
Ternyata kekasihku seorang anak keturunan keraton
Hal yang selama ini tidak aku ketahui
Hal yang tidak pernah dia katakan padaku saat pertama kali kita kenal
Selamat tinggal kekasihku
Maafkan aku selama ini jika punya salah padamu
Aku harap kamu tidak khawatir denganku
Karena aku baik-baik saja
Aku akan selalu berdoa kepada Allah
Agar kamu bahagia bersamanya
Seorang wanita yang dipilih orang tuamu
Wanita yang sejajar denganmu yang pantas bersanding denganmu

Minggu, 16 Oktober 2011

SYAIR KEHIDUPAN

Dahulu jiwa tercipta tidak ada yang percaya
Bahwa jiwa akan berbuat Aniaya terhadap sesama
Atas kasih sayang jiwa menjadi mulia
Semesta sujud berikan penghormatan

Jiwa turun kedunia karena wanita
Karena wanita jiwa mengerti arti bahagia
Wanita dicipta untuk jiwa agar memahami arti cinta
Dgn cinta jiwa mengerti bahwa jiwa adalah seorang hamba

Cinta bukan memiliki akan tetapi hanya ingin dimiliki
Biarlah cinta yang membawa jiwa kepada pemiliknya
Hanya Tulus dan Ikhlas yang membuat cinta itu bermakna
Karena Cinta telah cukup untuk cinta

Yang Maha Esa Mencipta alam semesta
Yang Maha Esa Mencipta manusia bukan dengan sia-sia
Tetapi hanya ingin menunjukkan apa itu bahagia
Agar manusia mengerti bahwa ia adalah seorang hamba yang memiliki Raja

Manusia turun kebumi untuk diuji
Untuk menjadi manusia sejati
Muliakan hati untuk mendapatkan derajat tertinggi
Menjadi kekasih yang dikasihi dan diberkati

Apakah Dunia tak seindah rupanya
Menipu dan memperdaya selama hidupnya?
Dunia ini telah menenggelamkan manusia, begitu kejamkah dunia ?
Sesungguhnya dunia dicipta untuk melayani dan dilayani, 
akan tetapi manusia sendiri yang tak tau diri,Egois bahwa manusia paling sempurna.

Bencana alam terjadi bukan karena usia dunia yang sudah tua
Tetapi manusia yang berbuat semena - mena terhadapnya
hanya ingin dilayani tetapi tidak ingin melayani
bencana tercipta karena manusia lupa hingga Yang Maha Murka

Hanya jiwa yang mengerti jiwanya
Hanya Jiwa yang sadar dapat mengerti jiwanya
Bahwa jiwa tidak selamanya didunia
Bahwa usia telah berkurang dalam dunianya

Jiwa tercipta untuk menjadi bahagia dan merdeka
Jiwa merdeka, hanya ikhlas yang ada
Saat Yang Maha berkata Inilah saatnya engkau kembali
Jiwa Pasrah dan rela

Assalamualaikum ucap jiwa dalam hati
Jiwa Panjatkan doa sekedar berharap kepada ilahi
Mengetuk pintu sebagai tamu
Berharap diterima sebagai tamu yang diharapkan.

Oh, Pantaskah aku bertamu dengan ini?
Tanpa busana kebanggaan yang melekat pada diri
Akankah jiwa dihormati dan tidak dipandang setengah hati
Kukatakan padamu bahwa tuanku seorang pemurah hati.

Kemewahan tidak membuat jiwa mulia
Tanpa busana pun manusia bisa menjadi mulia
Bukankah jiwa datang tanpa harta?
Dan tahukah kamu harta apa yang paling mulia?

Sang Maha mewariskan Surga dan neraka
Bagi Hamba Yang bertaqwa dan durhaka
Puja dan Puji Bagi sang Maha
Engkau adalah Keadilan ilahi

Engkau cipta sang kaya
Agar mereka bisa memberi dan menerima
Perbedaan yang berarti sama
Bahwa mereka sebenarnya tiada memiliki apa-apa.

Menunggu


Lembayung senja penghias mega tampak indah
menabur berjuta kasih di hari nan cerah
inginnya engkau berada di sisiku
jalani malam yang kelam tak berbintang
namun yang nyata ku hanya terpaku sendiri
menahan berat himpitan rindu hati

Batin tersiksa namun tiada terasa
dan yang ada hanya penantian yang percuma
masih panjang perjalanan sisa hidupku
bertabur semburat duka penghias lara
hening....hampa terasa kehidupan ini
jika tiada ku dapat hadirmu bersama hari

Diam sendiri terdengar kidung penuh memory
curahkan segala kerinduan berhias siksa hati
aku hanya berharap dapat berjumpa denganmu
walau engkau tak mungkin jadi milikku
hanya satu keinginanku
kuingin engkau selalu hadir di sela nafasku
walau engkau hadir bukan untuk bersatu,tapi..
cobalah pandang bentang angkasa di ufuk senja
jika esok mentari terbit kembali,itulah tanda
diriku di sini masih menunggu dengan setia.....